
Ponsel pintar besutan Apple, iPhone memang begitu populer di Amerika Serikat sana. Gara-gara ponsel ini, statistik orang untuk bermain-main di depan ponsel meningkat.
Hal itu terungkap dari riset mutakhir Morgan Stanley, yang dipublikasi oleh situs Silicon Alley Insider, hari ini.
Menurut riset tadi, gara-gara memiliki iPhone, sekarang penggunanya malah lebih sering ketak-ketik di atas layar iPhone, ketimbang menggunakan ponsel biasa.
Menurut temuan riset tersebut, waktu yang dihabiskan pengguna di depan iPhone, 50 persen lebih tinggi daripada waktu yang dihabiskan rata-rata orang di depan ponsel reguler.
Pengguna iPhone rata-rata sibuk memainkan gadget mereka sekitar sejam, setiap hari. Padahal, pengguna ponsel biasa cuma menghabiskan waktu di depan ponsel mereka selama 40 menit dalam sehari.
Sementara itu, biasanya pengguna iPhone berbicara melalui ponsel selama sekitar 45 persen dari waktu yang mereka habiskan bersama iPhone, atau sekitar 27 menit.
Sementara pemilik ponsel lain biasanya berbincang lewat ponsel selama sekitar 70 persen dari waktu yang dihabiskan bersama ponsel, atau sekitar 28 menit.
Artinya, aktivitas mengobrol lewat iPhone dengan lewat ponsel memang tak jauh berbeda. Namun, aktivitas lain di depan iPhone lebih mirip dengan aktivitas orang di depan komputer.
Di samping kegiatan mengirim SMS yang mengambil porsi hingga 15 persen (9 menit) dari waktu mereka bersama iphone, para pemilik iPhone biasanya juga menghabiskan 12 persen waktu mereka (7,2 menit) untuk mengirim email, 10 persen (6 menit) mendengarkan musik, 8 persen (4,8 menit) bermain game, dan 9 persen (5,4 menit) berselancar internet.
Sementara pengguna ponsel reguler cuma menggunakan 4 persen dari waktu mereka bersama ponsel (1,8 menit) untuk mengirim email, 2 persen (0,9 menit) mendengarkan musik, 3 persen bermain game (1,35 menit), dan 3 persen berselancar internet
Dari kecenderungan tersebut bisa dilihat bahwa ketergantungan orang terhadap ponsel menjadi semakin tinggi menuju kepada tren ketergantungan orang terhadap fungsi-fungsi komputer. Hal ini yang agaknya harus diwaspadai oleh para vendor pembuat komputer.
0 komentar:
Posting Komentar